Efek Gitar : Nux PG-2

Tulisan kali ini tidak ada hubungannya dengan komputer / blankon. Tapi tentang dunia per-gitaran.

Tiap hari Sabtu, saya berusaha menyempatkan diri untuk bermain gitar, entah itu serius atau sekedar bikin suara berisik. Kali ini, dalam seminggu ini, ada 3 mainan baru yang perlu dicoba, yaitu : gitar baru, iRig dan Nux PG-2. Tapi tulisan ini hanya mengulas kilasan Nux PG-2.

Nux PG-2 ini termasuk jenis efek gitar kantong (pocket), kurang lebih seukuran dengan POD Pocket. Saya membelinya dengan alasan efek ini kecil dan mudah dibawa ke mana saja serta harganya murah.

Nux PG-2

Perbandingan Ukuran dengan Vandroid S5

Di tanah air, saya cuman menjumpai yang Nux PG-1, itu pun di forum jual beli. Kebetulan pas iseng buka situs belanja negeri lain, nemu efek ini dan gratis ongkos kirim ke Indonesia. Durasi pengiriman kurang lebih 3 minggu dari tanggal order.

Efek ini memiliki colokan input dan output serta headphone. Ini sudah umum. Yang tidak umum adalah efek ini memiliki colokan AUX IN, di mana kita bisa menyambungkan mp3 player sebagai media inputan lain agar kita bisa mengiringinya. Gampangnya, kita bisa mengisi backingtrack dan jamming dengan efek ini.

Hasil suaranya ya kerasa kalo efek ini digital, belum bisa mengalahkan Zoom G5. Tapi ini sudah cukup buat latihan sehari-hari dan bisa diajak jalan-jalan. Cukup bawa iPod, Nux PG-2, Gitar dan headphone, sudah bisa jrang jreng. Dengan harga 48.3 USD, saya cukup senang dengan performanya.

JEM - edisi princeofgiri (kombinasi JEM - EGEN - JS)

JEM – edisi princeofgiri (kombinasi JEM – EGEN – JS)

Next mungkin mau mencoba nyari Zoom MS50G. :D

 

Vandroid S5 dengan BlankOn

Ceritanya dapat palakan Android, bermerek Vandroid model S5.

Vandroid S5

Vandroid S5

Agar bisa dikenali oleh Blankon dan (mungkin juga) Ubuntu, perlu ilmu sulap sedikit. Adapun sulapnya sebagai berikut :

  1. Buat berkas ~/.android/adb_usb.ini dan isikan :
    0x0a5c
  2. Buat berkas di /etc/udev/rules.d/ isikan seperti yang ada di https://github.com/princeofgiri/android-udev-rules.
  3. Restart service udev, dan silahkan coba colokkan lagi dan lihat hasilnya.

:)

Kompilasi Kernel 3.8 di BlankOn Rote

Seperti cerita sebelumnya, saya merasa perlu mengkompilasi kernel terbaru agar laptop saya bisa berfungsi dengan baik.

Adabun langkah-langkahnya sebagai beriku :

  • Ambil berkas source kernel dari https://www.kernel.org/. Dalam contoh ini, saya membuat folder ~/Downloads/vanilla. Saya menaruh berkas unduhan tersebut di dalamnya.
  • Ekstrak berkas tersebut.
  • Masuk ke dalam folder tersebut dan salin berkas /boot/config-3.2.0-3-amd64 (bawaan BlankOn Rote) ke dalam folder hasil ekstrak berkas kernel tadi.

cp /boot/config-3.2.0-3-amd64 ~/Downloads/vanilla/linux-3.8.2/.config

  • Pasang paket-paket yang diperlukan untuk mengkompilasi kernel.

sudo apt-get install kernel-package fakeroot build-essential ncurses-bin ncurses-dev

  • Jalankan perintah :

make menuconfig

make menuconfig

make menuconfig

  • Saya cukup mengatur tipe prosesor sesuai dengan yang saya punya, dan mengatur inti prosesor dengan nilai 16 (bagi saya ini sudah cukup).
pilih jenis prosesor

pilih jenis prosesor

  • Setelah itu simpan dan tutup.
  • Jalankan perintah di bawah ini untuk memulai kompilasi :

fakeroot make-kpkg –initrd –append-to-version=vanilla-princeofgiri kernel_image kernel_headers

  • Tinggal bikin makanan, kopi dan tidur terlebih dahulu sampai proses selesai. Setelah itu menuju folder di atasnya dan akan ada daftar berkas binari hasil kompilasi kernel tadi.
  • Pasang berkas tersebut dan reboot laptop.
  • Selesai.

 

^_*

Cerita BlankOn di Thinkpad Edge E330-A81

Sebelumnya, saya mengucap Alhamdulillah, dapat pekerjaan baru dan dapat laptop baru. Ya sekarang ngantor di RADNET. Jadi orang sok sibuk. :D

Alasan milih thinkpad adalah para geek Debian rata-rata pakai thinkpad (pas di Debian Mini Confrence Taipe 2009, hanya 1 orang yang pakai Macbook, lainnya thinkpad).

Tidak ada kendala berarti saat instalasi BlankOn di laptop tersebut. Kalau bikin partisi dari keadaan kosong, jangan lupa diatur agar partisinya bisa boot. Proses intalasi berjalan sangat cepat. Saya menggunakan BlankOn AMD64.

Kendala ditemui saat laptop sering hang tiap beberapa menit setelah dinyalakan. Dalam sehari bisa 10 kali. Saya mencoba browsing-browsing namun belum menemui solusi yang pas. Saya mencoba mematikan local apic dan berhasil. Dengan opsi nolapic saat boot, laptop tidak heng, namun prosesor dikenali cuman 1 core dan 1 thread saja. Padahal ini laptop 2 core dan masing-masing 2 thread.

Karena mentok gak nemu-nemu solusi, akhirnya mencoba kompilasi kernel sendiri. Dan hasilnya sampai tulisan ini diketik, tidak heng sama sekali.

Cara kompilasinya saya tulis di tulisan berikutnya saja.

Alasan Menggunakan BlankOn

Saya gak sengaja mikir pertanyaan “Apa alasan Anda menggunakan BlankOn ?” saya mencoba menggali di web BlankOn, namun tidak ada jawaban spesifik yang gamblang. Jawaban spesifik ditemukan di salah satu blog pengembang, yaitu pak Sokhibi.

Saya sendiri mempunyai jawaban sebagai berikut :

  1. Saya menggunakan BlankOn karena saya salah satu Pengembang BlankOn. Kenapa jadi Pengembang BlankOn? ya karena saya pemakai BlankOn. Hahaha. Rekursif.
  2. Saya sudah tercukupi kebutuhan komputasi dengan BlankOn. Kadang memang butuh Windows maupun OS X, tapi masih bisa pinjem. Jadinya, di rumah yang ada hanya BlankOn, adek-adek saya pakai Ubuntu.
  3. Alasan ekonomi, duitnya mending dibuat beli lainnya terlebih dahulu. hahaha
  4. Jadi karyawan yang baik, artinya perusahaan/kantor di mana saya bekerja, tidak perlu membelikan saya aplikasi berbayar yang sebenarnya tidak perlu saya pakai. Dengan BlankOn sudah tercukupi. Jadi perusahaan dapat menghemat budget. Kalau gak mau menghemat, ya silahkan laptop yang diberikan ke saya dinaikkan spesifikasinya.
  5. Saya mulai mengurangi ketergantungan dengan produk luar negeri. Sebisa mungkin menguranginya dengan memilih-milih produk dalam negeri mana yang layak.

Nah, bagaimana dengan Anda ?

Memasang ADT di BlankOn Rote 64 bit

Cerita kali ini, saya ingin mengikuti pelatihan html5 untuk membuat aplikasi android yang diadakan oleh om @oonID (http://oo.or.id/content/html5-mobile-development-training-jakarta-indonesia).

Acaranya hari Sabtu tanggal 16 Februari 2013 pukul 14:00 WIB. Sehari sebelumnya, pas malam hari, saya mempersiapkan komputer agar bisa menjalankan ADT (Android Developer Tools). Kacaunya, Rote64 saya berantakan paket-paketnya sehingga tidak bisa menjalankan ADT. Akhirnya pakai ilmu sulap, saya pasang rote32 di USB Flashdisk. ADT tidak ada masalah di rote32 bit. Hanya yang perlu diperhatikan adalah jika Anda menggunakan kartu gravis sejenis nvidia atau ati/amd, pastikan sudah bisa menjalankan opengl (dalam bahasa mudahnya, penggerak sudah terpasang dengan baik).

Kemarin saya tiba di lokasi tepat pukul 14:00 WIB, ketemu 2 orang peserta dan sama-sama menunggu karena kantor 7langit masih dikunci. Sekitar jam 15:00 WIB kantor baru dibuka dan kami masuk, namun pemateri tidak kunjung datang. Saya memaklumi karena Jakarta itu sering macet, jadi kalau macet gak tanggung-tanggung. Jam 17:20 WIB saya ngomong dalam hati, 5 menit lagi belum mulai, saya pulang karena saya sudah ada acara yang menanti. Ajaibnya, selang beberapa detik pemateri nongol. :D

Pelatihan langsung dimulai, ekspektasi saya salah. Ya saya mengira ada salah satu peserta selain saya yang menggunakan linux, namun ternyata cuman saya saja yang menggunakan linux. Ada rekan lama yang pernah jadi pengembang BlankOn yang juga hadir, namun pakai OS X.

Pelatihan dimulai dengan pengenalan materi-materi dan penjelasan singkat. Pukul 18:30 WIB saya mengundurkan diri karena harus menghadiri acara yang lain. Sebenarnya sayang, karena materinya asik-asik. Jadinya ya saya memohon ke pemateri agar diperbolehkan mengikuti pelatihan yang berikutnya.

Dari cerita tersebut di atas, saya tambah penasaran agar rote64 saya bisa berjalan dengan baik. Hari ini saya menghapus Windows7 yang saya dapatkan dari pembelian laptop (bundling). Pasang rote32 untuk cadangan di partisi bekas si Windows7. Oh iya, selama ini itu Windows7 cuman jadi sampah digital. Memori 4 GB dan hanya bisa digunakan cuman 2 GB.

Dengan segala cara, akhirnya rote64 saya sudah sembuh dari paket-paket yang berantakan. Dan setelah baca-baca, nemu racikan ilmu sulap agar ADT bisa bekerja di rote64. Langkah singkatnya sebagai berikut :

  1. Pastikan penggerak kartu grafisnya terpasang dengan baik
  2. Unduh ADT di http://developer.android.com/sdk/index.html
  3. Pasang openjdk-6-jdk
  4. Ini bagian yang terpenting, pasang lib32stdc++6 dan lib32ncurses5

Jreng jreng. Silahkan dipraktekkan dan dirasakan hasilnya sendiri. Hahaha.

Oh iya, pelatihannya keren, sayang kalo gak ikut. Semoga banyak teman-teman pengguna BlankOn yang ikutan minggu depan.