LibreOffice Conference Indonesia 2018

The Original Story Behind This Conference

Yes, Sokibi and Rania already write the story about how we starting the conference. It’s true but not complete one. The original one was before I have dinner with Sokibi and Rania. I have lunch with Kukuh and Moko in Soto Betawi Restourant near my house.

Soto Betawi

Continue reading “LibreOffice Conference Indonesia 2018”

Advertisements

Merapikan .docx di LibreOffice

Pagi ini saya harus mengantarkan surat tagihan ke sebuah perusahaan di Jakarta. Berkas tagihan tersebut sudah dibuatkan oleh staf keuangan namun formatnya .docx.

Berkas tersebut langsung saya buka untuk melihat isinya dan siap cetak. Namun apa daya, berantakan semua apa yang sudah diketik. Alhasil rencana untuk mencetak tertunda.

Yang terpikir singkat adalah fontnya berbeda. Ya, umumnya pengguna awam dan standar dari Microsoft Office adalah font Calibri. Ada cerita menarik terkait font Calibri. Saya pernah ikut rapat dengan seorang pejabat pemerintah dan beberapa orang yang “ngaku” wakil sebuah asosiasi open source di Indonesia. Orang tersebut ngaku paling suka dengan  font Calibri. Saya langsung njawab enteng “itu berarti menandakan Anda pengguna Microsoft Windows, karena Calibri itu bawaan Microsoft Office dan Anda tidak pakai OS X”.

Kembali ke topik, saya langsung cari unduhan font Calibri. Nemu di http://www.fontpalace.com/font-download/Calibri/. Unduh dan taruh di ~/.fonts dan dicoba buka lagi dokumennya.

Jreng jreng…. berhasil. Dokumen rapi dan siap cetak.