LibreOffice Conference Indonesia 2018

The Original Story Behind This Conference

Yes, Sokibi and Rania already write the story about how we starting the conference. It’s true but not complete one. The original one was before I have dinner with Sokibi and Rania. I have lunch with Kukuh and Moko in Soto Betawi Restourant near my house.

Soto Betawi

Continue reading “LibreOffice Conference Indonesia 2018”

Advertisements

Membangun GNOME Recipes dan Menjalankan dengan Antar Muka Indonesia

Tulisan ini masih sedikit melanjutkan pengalaman GNOME Recipes Hackfest 2018, namun sedikit ditambahkan atas pesanan Pak Andika (Koordinator Penerjemahan GNOME) terkait bagaimana cara menguji aplikasi dengan antar muka bahasa Indonesia (dengan file .po yang sudah kita terjemahkan).

Mari kita mulai! Continue reading “Membangun GNOME Recipes dan Menjalankan dengan Antar Muka Indonesia”

Menjadi Pengembang BlankOn

Apa itu Pengembang BlankOn?

Pengembang BlankOn adalah manusia-manusia yang aktif berkontribusi dan ingin membangun negeri dengan cara yang berbeda serta keahliah yang berbeda. Mereka terkumpul dalam sebuah kelompok yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut menertibkan dunia. Kelompok ini menghasilkan orang-orang yang cerdas, canggih, mandiri serta berbudi pekerti yang luhur. Selain itu menghasilkan efek samping berupa distribusi sistem operasi berbasis Linux dengan cita rasa nusantara. Kegiatan atau proyek tersebut bernama BlankOn.

BlankOn sendiri bisa diterjemahkan topi belangkon, namun kecenderungannya adalah Blank dan On. Di mana artinya dari keadaan ‘mati’ ke ‘nyala/hidup’. Dengan bahasa yang universal “from zero to hero”.

Proyek BlankOn sendiri dimulai sejak Februari 2005.

Kenapa Saya Bergabung dengan BlankOn?

Saat itu, kehidupan saya tidak seperti sekarang. Kondisi masih terlalu awam dan labil. Yang terpikir hanya saya harus belajar hal-hal yang teman-teman saya belum bisa. Seiring waktu, saya mendapatkan banyak pengetahuan dari teman-teman yang lebih senior lainnya.

Saya mengidolakan beberapa teman-teman yang sudah terlebih dahulu berada di Proyek BlankOn. Mereka keren dan baik dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam hal-hal teknis. Namun umumnya, saya ingin seperti mereka. Contoh sederhana, saya ingin seperti pak Mdamt ataupun pak Fajran yang saat itu punya ‘mainan’ banyak. Bapak berdua itu juga tidak pelit dalam hal berbagi ilmu ataupun mainan.

Saya juga bermimpi bisa membawa para Pengembang BlankOn ke tingkat yang lebih tinggi sehingga yang tidak pinter seperti saya, bisa ikut maju dan menjadi orang yang bermanfaat bagi sekelilingnya.

Obsesi tersebut beraneka macam jalannya, salah seorang mantan atasan saya pernah bilang “pengguna linux itu nantinya harus keren, laptop pakai Mac, ndak pakai sandal jepit bulukan, dan kalo perlu punya Ducati”. Ujaran tersebut begitu mengena dan berusaha saya terapkan. Kesemuanya sudah terpenuhi kecuali yang terakhir (tapi punya yang kelas bawah). Hahaha.

Manfaat

Bagi saya, saya sudah menganggap BlankOn ini sebagai keluarga. Bisa juga ini menjadi sekte sendiri. Saya tidak gampang berteman dengan orang, namun dari BlankOn ini saya jadi memiliki banyak teman baik. Banyak teman banyak rezeki.

Selain itu, saya jadi dikenal banyak orang karena aktif sebagai Pengembang BlankOn, efek sampingnya, gampang mencari pekerjaan (dalam beberapa waktu, malah sering kelimpahan banyak pekerjaan).

Di dunia komunitas, rekan-rekan yang lebih berpengalaman mendorong saya dan yang lainnya untuk aktif ke proyek hulu (upstream). Menjadikan saya dan yang lainnya bisa ikut kontribusi dalam tingkatan dunia. Ketemu para pengembang dari berbagai negara, juga bisa berkunjung ke berbagai negara.

Saya tidak akan bisa menjadi seperti sekarang ini tanpa ada teman-teman Pengembang BlankOn.

Ah itu dulu dah yang terpikir setelah semalem mengumumkan pensiun menjadi Pengembang BlankOn. Kalau ada yang ditanyakan, bisa komentar di bawah.

🙂

Building U-Boot for Banana Pi M2+

Since few days ago I was struggling with u-boot on banana pi m2+. That arm device has limited information. Even on their forum (forum.banana-pi.org). They has lot of information but not clearly understandable by beginner. Also many people complain it.

I was googling every document that contain any information about it. Then trying one by one until finally found this step.

First, you need to clone mainline u-boot’s repository.

git clone git://git.denx.de/u-boot.git --depth 1

You need to find useable config to build u-boot.  You need to creat file configs/Sinovoip_BPI_M2_plus_defconfig with content from http://pastebin.com/A1n1ecmt. And this one will fail. Then I ask in Armbian Forum and got answer (https://github.com/igorpecovnik/lib/blob/master/patch/u-boot/u-boot-default/add-missing-h3-boards.patch#L46-L62). You need to use this line below on your config file:

CONFIG_DEFAULT_DEVICE_TREE="sun8i-h3-orangepi-pc"

From this, you can build the u-boot and write on sdcard with this command as example:

dd if=u-boot-sunxi-with-spl.bin of=/dev/mmcblk0 bs=1024 seek=8

You can test it and see what’s happen from USB Serial connected to your banana pi.

Membangun BlankOn Minimal di Cubieboard2

Cerita kali ini diawali oleh ‘diculiknya’ diri saya paska piknik ke Taiwan oleh teman-teman dari LSN. Saya diminta mendampingi teman-teman LSN untuk belajar hacking BlankOn untuk perangkat Cubieboard2.
Dari serangkaian percobaan dan riset, saya tuliskan panduannya sebagai berikut:

  1. Unduh kernel dari https://github.com/blankon/linux/tree/cubie2-cubiescreen. Kompilasi (dengan Cross Compiler) dan hasilkan uImage.
  2. Unduh https://github.com/princeofgiri/blankon-cubieboard2-image/tree/debootstrap.
  3. Letakkan uImage yang dihasilkan tadi ke dalam direktori blankon-cubieboard2-image (hasil langkah kedua).
  4. Persiapkan devrootfs dengan cara debootstrap. Lakukan:
  5. sudo qemu-debootstrap --arch armhf tambora devrootfs http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon /usr/share/debootstrap/scripts/tamborahttp://arsip.blankonlinux.or.id/blankon /usr/share/debootstrap/scripts/tambora
  6. Jalankan ./build.sh untuk membuat berkas cubieboard2-blankon.img
  7. Tulis ke SDCARD dengan cara:
    dd if=cubieboard2-blankon.img of=/dev/SDCARD bs=1M

    Sesuaikan /dev/SDCARD dengan perangkat Anda, misal /dev/mmcblk0 atau /dev/sdb. Umumnya /dev/sda adalah disk sistem Anda. Jadi akan sangat menderita jika sampai salah.

  8. Pasang di perangkat Cubieboard2, dan nyalakan

Catatan: Image di atas hanya tampil di lcd screen si Cubieboard2. Untuk mengaktifkan HDMI, silahkan sesuaikan di berkas .fex.

Journey to The West (GNOME Asia Summit 2016) – Delhi, India

This is third time GNOME Asia Summit that I attended. My contribution in this summit as Asia Committee. I help everything that I can, such as:

  1. getting sponsor
  2. designing web (Asep, Piko and Kukuh also help on this)
  3.  designing posters (Kukuh and Aris also help on this)
  4. coordinating with other Asia Committee, GNOME Board and Local Committee
  5. hand carry FANS Shoes (sponsor) from Jakarta to Delhi

I was excited actually when this year summit happen in India, it’s because Indonesia has similar culture with India and it’s common that Indonesia people watch Bollywood movie (my father still love Bollywood movie, but me, only Shakhrukh Khan and some others).

Personally, I also dreamed to visiting few historical place. I’ve been on Great Wall of China when attended GNOME Asia Summit 2016 in Beijing. And this year, we have Taj Mahal.

Continue reading “Journey to The West (GNOME Asia Summit 2016) – Delhi, India”

GNOME Asia Summit 2015 – English

I write this post on personal point of view. I already write similar post in Indonesia Language in here. I’m not only translating, but change little bit of sentence.

Backgrounds

Last year, when I’m attending GNOME Asia Summit 2014 in Beijing, Utian (since two years ago) wanna bring GNOME Asia Summit to Indonesia. I try to help as much as I can to chat with GNOME friends and the GNOME Board. Utian him self has Lightning Talk to explain his idea.

IMG_8925

Utian at GNOME Asia Summit 2014 – Beijing

Continue reading “GNOME Asia Summit 2015 – English”