Perangkat Genggam Baru

Beberapa hari yang lalu saya membeli sebuah perangkat telpon genggam yang bernyawa Android. Setelah mempertimbangkan segala aspek dan resiko akhirnya saya memilih CSL Mi410. Alasannya karena ingin mencoba kualitasnya, harga terjangkau dan spesifikasi cukup menggiurkan. Review dari orang lain bisa dilihat di sini.

Hal pertama yang saya lakukan adalah mengganti tipe ROM bawaan si CSL dengan ROM Custom. Ini hanya dikarenakan saya merasa ROM milik CSL norak dan jelek. Pilihan jatuh ke ROM Andro-ID di mana androidnya sudah pre-rooted dan sudah ada busybox. Jadi enak kalau mau diapa-apain. Untuk ROMnya bisa unduh di sini.

Andro-ID
Andro-ID

Aplikasi pertama yang saya pasang adalah connectbot dan hacker’s keyboard. Connectbot untuk meremote system dan hacker’s keyboard adalah keyboard dengan fitur untuk para pendekar.

Langkah selanjutnya adalah mencoba ubuntu via chroot di perangkat tersebut. 🙂

Memori 4 GB di Acer 4520

Beberapa hari yang lalu, laptop Acer 4520 saya yang sudah lama mati, sudah dihidupkan lagi dengan merogoh uang sebesar Rp 2.179.000,-. Lumayan banyak karena motherboardnya diganti total. Dari pada beli baru sih.

Ketika laptop datang di Banda Aceh, langsung saya coba tanam memori DDR2 2 GB x 2 keping. Namaunyang terbaca di bios cuman 3 GB. Yah… kecewa deh saya, pasalnya kalo baca di spesifikasi laptop Acer 4520 maksimum memori yang bisa ditanam adalah 4 GB.

Iseng-iseng, saya coba buka synaptic untuk ngambil kernel server yang notabene bisa baca memori 4 GB lebih. Eh… tidak sengaja ketemu paket “linux-image-generic-pae”. Langsung deh diinstal, siapa tahu bisa ngenali memori 4 GB.

Finally ……

ponyo@bumblebee:~$ free
total            used              free     shared    buffers     cached
Mem:       3858952    1034944    2824008          0     100608     528736
-/+ buffers/cache:     405600     3453352
Swap:      3903752                   0    3903752
ponyo@bumblebee:~$

Versi kernel skarang :

ponyo@bumblebee:~$ uname -r
2.6.31-14-generic-pae