Mainan Leafletjs

Kali ini karena kepingin belajar saja, iseng bikin panduan sangat sederhana buat permulaan leafletjs. Kode sumbernya bisa diunduh di

https://github.com/princeofgiri/latihan-leafletjs

Jika pakai BlankOn 9 Suroboyo, bisa dipanggil dari desktop dengan menjalankan perintah :

$ maleo /home/namapengguna/latihan-leafletjs

Nanti akan tampil seperti di bawah ini :

Maleo - Latihan Leafletjs
Maleo – Latihan Leafletjs

Jika mau dibangun sebagai aplikasi android, tinggal digosok dengan phonegap. Langkahnya sebagai berikut :

  • Pasang dulu phonegapnya. Cara pasang tinggal merujuk ke situs phonegap.com
  • Buat project baru dengan phonegap. Jalankan perintah di bawah diluar folder latihan-leafletjs.

$ phonegap create peta com.princeofgiri.peta peta

  • Masuk ke folder peta/www lalu hapus semua isinya kecuali config.xml
  • Salin berkas index.html dan folder lib/ ke dalam folder peta/www
  • Edit berkas config.xml sesuai selera
  • Bangun aplikasinya dengan cara :

$ phonegap local build android

  • Berkas .apk yang dihasilkan berada di folder peta/platforms/android/bin

Selamat mencoba. ^_*

Vandroid S5 dengan BlankOn

Ceritanya dapat palakan Android, bermerek Vandroid model S5.

Vandroid S5
Vandroid S5

Agar bisa dikenali oleh Blankon dan (mungkin juga) Ubuntu, perlu ilmu sulap sedikit. Adapun sulapnya sebagai berikut :

  1. Buat berkas ~/.android/adb_usb.ini dan isikan :
    0x0a5c
  2. Buat berkas di /etc/udev/rules.d/ isikan seperti yang ada di https://github.com/princeofgiri/android-udev-rules.
  3. Restart service udev, dan silahkan coba colokkan lagi dan lihat hasilnya.

🙂

Memasang ADT di BlankOn Rote 64 bit

Cerita kali ini, saya ingin mengikuti pelatihan html5 untuk membuat aplikasi android yang diadakan oleh om @oonID (http://oo.or.id/content/html5-mobile-development-training-jakarta-indonesia).

Acaranya hari Sabtu tanggal 16 Februari 2013 pukul 14:00 WIB. Sehari sebelumnya, pas malam hari, saya mempersiapkan komputer agar bisa menjalankan ADT (Android Developer Tools). Kacaunya, Rote64 saya berantakan paket-paketnya sehingga tidak bisa menjalankan ADT. Akhirnya pakai ilmu sulap, saya pasang rote32 di USB Flashdisk. ADT tidak ada masalah di rote32 bit. Hanya yang perlu diperhatikan adalah jika Anda menggunakan kartu gravis sejenis nvidia atau ati/amd, pastikan sudah bisa menjalankan opengl (dalam bahasa mudahnya, penggerak sudah terpasang dengan baik).

Kemarin saya tiba di lokasi tepat pukul 14:00 WIB, ketemu 2 orang peserta dan sama-sama menunggu karena kantor 7langit masih dikunci. Sekitar jam 15:00 WIB kantor baru dibuka dan kami masuk, namun pemateri tidak kunjung datang. Saya memaklumi karena Jakarta itu sering macet, jadi kalau macet gak tanggung-tanggung. Jam 17:20 WIB saya ngomong dalam hati, 5 menit lagi belum mulai, saya pulang karena saya sudah ada acara yang menanti. Ajaibnya, selang beberapa detik pemateri nongol. 😀

Pelatihan langsung dimulai, ekspektasi saya salah. Ya saya mengira ada salah satu peserta selain saya yang menggunakan linux, namun ternyata cuman saya saja yang menggunakan linux. Ada rekan lama yang pernah jadi pengembang BlankOn yang juga hadir, namun pakai OS X.

Pelatihan dimulai dengan pengenalan materi-materi dan penjelasan singkat. Pukul 18:30 WIB saya mengundurkan diri karena harus menghadiri acara yang lain. Sebenarnya sayang, karena materinya asik-asik. Jadinya ya saya memohon ke pemateri agar diperbolehkan mengikuti pelatihan yang berikutnya.

Dari cerita tersebut di atas, saya tambah penasaran agar rote64 saya bisa berjalan dengan baik. Hari ini saya menghapus Windows7 yang saya dapatkan dari pembelian laptop (bundling). Pasang rote32 untuk cadangan di partisi bekas si Windows7. Oh iya, selama ini itu Windows7 cuman jadi sampah digital. Memori 4 GB dan hanya bisa digunakan cuman 2 GB.

Dengan segala cara, akhirnya rote64 saya sudah sembuh dari paket-paket yang berantakan. Dan setelah baca-baca, nemu racikan ilmu sulap agar ADT bisa bekerja di rote64. Langkah singkatnya sebagai berikut :

  1. Pastikan penggerak kartu grafisnya terpasang dengan baik
  2. Unduh ADT di http://developer.android.com/sdk/index.html
  3. Pasang openjdk-6-jdk
  4. Ini bagian yang terpenting, pasang lib32stdc++6 dan lib32ncurses5

Jreng jreng. Silahkan dipraktekkan dan dirasakan hasilnya sendiri. Hahaha.

Oh iya, pelatihannya keren, sayang kalo gak ikut. Semoga banyak teman-teman pengguna BlankOn yang ikutan minggu depan.

 

Menggunakan Rootstock

Akibat kena kompor oleh beberapa teman-teman Pengembang BlankOn akan masa depan gadget dan prosesor ARM, mau tidak mau saya perlu belajar walaupun hanya secuil.

Hal pertama yang saya temukan adalah mencoba memasang ubuntu di perangkat Android. Walaupun sebatas chroot. Tapi itu sudah cukup untuk pemula seperti saya.

Awalnya saya mencoba beberapa rootfs yang tersedia di internet, namun karena merasa kurang pas akhirnya saya berfikir lebih baik meracik sendiri. Tentunya dengan sebuah aplikasi dan aplikasi tersebut bernama rootstock.

Untuk membuat racikannya cukup mudah, berikut langkahnya :

$ sudo rootstock --fqdn ubuntu --login ubuntu --password ubuntu 
--imagesize 2G --seed openssh-server, build-essential --dist natty

Yang perlu diperhatikan adalah bagian –seed. Bagian tersebut yang meracik paket-paket apa saja yang akan disertakan. Saya mengambil contoh sederhana dan minim adalah dengan memasang openssh-server dan build-essential. Setelah perintah tersebut dijalankan, si rootstock akan mengunduh beberapa paket-paket yang terkait untuk dijadikan sebuah berkas rootfs.

Setelah proses meracik oleh rootstock selesai, nanti akan ada berkas seperti armel-rootfs-201109292253.tgz. Itulah berkas rootfs yang akan digunakan.

Langkah selanjutnya adalah dengan membuat berkas image. Berkas image ini nantinya akan dijalankan melalui emulator QEMU. Berikut cara membuat berkasnya :

$ dd if=/dev/zero of=ubuntu-arm.img bs=1MB count=0 seek=2048

Nanti akan menghasilkan berkas ubuntu-arm.img yang berukuran 2GB. Kalau ingin menjadi 1 GB, berkasi seek=2048 diganti menjadi seek=1024.

Langkah selanjutnya adalah dengan memformat berkas image tersebut. Berikut langkahnya :

$sudo mkfs.ext3 -F ubuntu-arm.img

Setelah diformat, berkas image tersebut perlu dimuat ke sebuah folder untuk diisikan berkas rootfs hasil racikan rootstock. Berikut langkahnya :

$sudo mount -o loop ubuntu-arm.img /mnt
$sudo tar -C /mnt -zxf armel-rootfs-201109292253.tgz
$sudo umount /mnt

Langkah berikutnya adalah menjalankan QEMU untuk menguji apakah berkas image tadi bisa digunakan apa tidak. Sebelumnya kita perlu mengunduh kernel qemu di http://ports.ubuntu.com/ubuntu-ports/dists/lucid/main/installer-armel/current/images/versatile/netboot/vmlinuz.

$wget -c http://ports.ubuntu.com/ubuntu-ports/dists/lucid/main/
installer-armel/current/images/versatile/netboot/vmlinuz

Setelah kernel QEMU selesai diunduh, tinggal menjalankan QEMU dengna opsi yang sesuai dengan kebutuhan.

$qemu-system-arm -M versatilepb -cpu cortex-a8 -kernel ./vmlinuz 
-hda ubuntu-arm.img -m 256 -append 
"root=/dev/sda mem=256M devtmpfs.mount=0 rw"
Ubuntu ARM - QEMU
Ubuntu ARM - QEMU

~ Happy Hacking ~