Cerita BlankOn di Thinkpad Edge E330-A81

Sebelumnya, saya mengucap Alhamdulillah, dapat pekerjaan baru dan dapat laptop baru. Ya sekarang ngantor di RADNET. Jadi orang sok sibuk. 😀

Alasan milih thinkpad adalah para geek Debian rata-rata pakai thinkpad (pas di Debian Mini Confrence Taipe 2009, hanya 1 orang yang pakai Macbook, lainnya thinkpad).

Tidak ada kendala berarti saat instalasi BlankOn di laptop tersebut. Kalau bikin partisi dari keadaan kosong, jangan lupa diatur agar partisinya bisa boot. Proses intalasi berjalan sangat cepat. Saya menggunakan BlankOn AMD64.

Kendala ditemui saat laptop sering hang tiap beberapa menit setelah dinyalakan. Dalam sehari bisa 10 kali. Saya mencoba browsing-browsing namun belum menemui solusi yang pas. Saya mencoba mematikan local apic dan berhasil. Dengan opsi nolapic saat boot, laptop tidak heng, namun prosesor dikenali cuman 1 core dan 1 thread saja. Padahal ini laptop 2 core dan masing-masing 2 thread.

Karena mentok gak nemu-nemu solusi, akhirnya mencoba kompilasi kernel sendiri. Dan hasilnya sampai tulisan ini diketik, tidak heng sama sekali.

Cara kompilasinya saya tulis di tulisan berikutnya saja.

Alasan Menggunakan BlankOn

Saya gak sengaja mikir pertanyaan “Apa alasan Anda menggunakan BlankOn ?” saya mencoba menggali di web BlankOn, namun tidak ada jawaban spesifik yang gamblang. Jawaban spesifik ditemukan di salah satu blog pengembang, yaitu pak Sokhibi.

Saya sendiri mempunyai jawaban sebagai berikut :

  1. Saya menggunakan BlankOn karena saya salah satu Pengembang BlankOn. Kenapa jadi Pengembang BlankOn? ya karena saya pemakai BlankOn. Hahaha. Rekursif.
  2. Saya sudah tercukupi kebutuhan komputasi dengan BlankOn. Kadang memang butuh Windows maupun OS X, tapi masih bisa pinjem. Jadinya, di rumah yang ada hanya BlankOn, adek-adek saya pakai Ubuntu.
  3. Alasan ekonomi, duitnya mending dibuat beli lainnya terlebih dahulu. hahaha
  4. Jadi karyawan yang baik, artinya perusahaan/kantor di mana saya bekerja, tidak perlu membelikan saya aplikasi berbayar yang sebenarnya tidak perlu saya pakai. Dengan BlankOn sudah tercukupi. Jadi perusahaan dapat menghemat budget. Kalau gak mau menghemat, ya silahkan laptop yang diberikan ke saya dinaikkan spesifikasinya.
  5. Saya mulai mengurangi ketergantungan dengan produk luar negeri. Sebisa mungkin menguranginya dengan memilih-milih produk dalam negeri mana yang layak.

Nah, bagaimana dengan Anda ?