Kemiskinan dan IT

Sekitar tiga bulan yang lalu, saya masih belum percaya jikalau penduduk di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam masih ada yang miskin. Tetangga-tetangga ku di Banda Aceh, yang rumahnya paling jelekpun, masih punya 4 sepeda motor dan beberapa kerbau. Belom lagi emas seperti yang mereka sering ceritakan. Tapi Ternyata gambaran seperti itu salah. Salah total ketika saya sempat berkunjung ke Aceh Tengah.

Ketika disana, saya bisa tahu sendiri keadaan-keadaan kemiskinan di Aceh Tengah. Baik melalui cerita bergambar seorang pegawai PNS yang kebetulan kawan, juga melalui acara jalan-jalan bersama. Disana juga, saya sempat menemukan kawan yang adiknya tidak makan lebih dari satu hari. Sungguh aku belum pernah menemukannya.

Continue reading “Kemiskinan dan IT”