Author Archives: ahmadharis

About ahmadharis

penganut aliran open source software

Bermain dengan Ardour dan Audacity di BlankOn

Tulisan ini dibuat sebenarnya gara-gara si pandu. Dalam tweetnya dia ingin bisa memainkan lagu Crying Machine milik Steve Vai. Saat si pandu nulis tweet tersebut, terbersit keinginan untuk mencoba lagi lagu itu. Ya, dulu pernah bisa, beberapa tahun lalu. Namun karena kesibukan jadi jarang main gitar, alasan lainnya ya karena sudah agak bosan dengerin lagu Steve Vai. Lebih tertarik ke Marty Friedman.

Hari ini (Minggu, biasane selalu di rumah dan pasti direcokin para krucil), pas Runa dan Rana tidur, saya sempatkan ambil gitar dan mencoba memainkan lagu tersebut. Bermodal Gitar Cort EVL-Z4, Digitech RP90, Laptop Asus U36SD dan BlankOn Linux beserta aplikasi-aplikasi di dalamnya.

Langkah pertama adalah mencari backing track lagu tersebut, setelah itu dikonversi ke bentuk .wav. Kenapa ke wav? Karena Ardour bisanya menggunakan berkas .wav.

Langkah berikutnya adalah mencolokkan kabel dari gitar ke efek digital, kabel dari efek digital ke line in/microphone laptop. Selanjutnya membuka QjackCtl. QjackCtl adalah aplikasi grafis untuk menjalankan dan mengatur Jack. Apa itu Jack? Jack adalah sound server, di mana kita bisa melakukan semacam ‘routing’ audio.

Setelah Qjackctl dibuka, klik tombol Start untuk memulai. Klik tombol Connect untuk mengatur input dan output perangkat maupun aplikasi.

QjackCtl

QjackCtl

Selanjutnya, buka Ardour dan masukkan backing track, serta buat track kosong dengan nama tertentu. Track tersebut berguna sebagai layer suara gitar saya. Dalam contoh ini saya membuat track bernama ‘lead guitar’. Saya mengaturnya sedemikian rupa agar suaranya muncul. :D

Gambar-Layar-cryingmachine - Ardour

Gambar-Layar-cryingmachine - Ardour

Setelah proses rekaman selesai, export ke berkas .wav ato .ogg. Selanjutnya diperhalus dengan Audacity.

Audacity

Audacity

Sebenarnya dengan Audacity, kita juga bisa melakukan perekaman, namun saya entah kenapa kurang sreg saja. Masih nyaman menggunakan Ardour. :)

Bagi yang ingin denger permainan gitar saya yang gratul-gratul, silahkan unduh berkas ini.


Desain Undangan dengan Inkscape dan Blankon

Sebenarnya tidak ada niatan mendesain dikala kerjaan sedang gonjang-ganjing. Namun ada kawan yang akan menikah dan minta tolong dibuatkan desain undangan pernikahan yang hemat. :)

Jadinya buka Inskcape dan viola …..

Undangan Bagian Depan

Undangan Bagian Depan

 

Bagian Isi

Bagian Isi


Optimus dan Ironhide

Tulisan ini bukan tentang film Transformer, tapi ini tentang kartu grafis nVidia Optimus dan aplikasi pengontrol kartu grafis tersebut.

Seperti di dongeng saya sebelumnya tentang Asus U36SD, laptop jenis tersebut berkategori susah di Linux. Laptop tersebut memiliki kartu grafis sebanyak 2 unit, intel dan nvidia. Fitur ini konon diberi nama hybrid di mana ketika komputer bekerja secara ringan (dalam hal ini render grafis) maka kartu grafis intel yang dipergunakan. Ketika diberi beban pekerjaan yang berat, maka kartu grafis nvidia yang digunakan. Dengan fitur ini diharapkan penggunaan baterai bisa lebih lama.

Proses pemindahan kartu grafis tersebut dilakukan oleh aplikasi penggerak/driver secara otomatis. Namun ini hanya terjadi di Microsoft Windows 7. Tidak di sistem operasi lain, dikarenakan nvidia belum membuatkan penggeraknya untuk sistem operasi lainnya.

Continue reading


Ubuntu di perangkat Android dengan Chroot

Setelah berkas image yang dibuat melalui tulisan Menggunakan Rootstock sudah bisa digunakan melalui QEMU, saatnya kita mencoba menggunakannya di perangkat Android.

Langkah pertama adalah buat berkas bernama start.sh yang isinya sebagai berikut :

#!/system/bin/sh

mount -o rw,remount -t yaffs2 /dev/block/mtdblock3 /
mkdir /mnt/ubuntu
export mnt=/mnt/ubuntu
export PATH=/usr/bin:/usr/sbin:/bin:$PATH
export TERM=linux
export HOME=/root
export kit=/sdcard
export USER=root
export loopdev=/dev/block/loop99

echo "SETTING UP LOOP DEVICE"
mknod /dev/block/loop99 b 7 99

losetup $loopdev $kit/ubuntu.img
mount -t ext2 $loopdev $mnt
mount -t devpts devpts $mnt/dev/pts
mount -t proc proc $mnt/proc
mount -t sysfs sysfs $mnt/sys

echo " "
echo "Type EXIT to end session"
echo "Make sure you do a proper EXIT for a clean umount!"
echo " "
echo "Please reboot your device when you finished your work."

chroot $mnt /bin/bash

busybox umount -f /mnt/ubuntu/dev/pts /mnt/ubuntu/proc /mnt/ubuntu/sys

Bisa juga dilihat di http://tempel.blankon.in/1715 isi berkas start.sh.

Langkah berikutnya, ganti nama berkas image di tulisan Menggunakan Rootstock dengan ubuntu.img (ini biar sesuai dengan isi berkas start.sh). Setelah itu salin berkas ubuntu.img dan start.sh ke dalam folder root sdcard.

Pastikan di perangkat Android Anda sudah dirooting dan terpasang busybox. Siapkan juga terminal emulator seperti connectbot. Beberapa custom ROM sudah prerooted dan sudah terpasang busybox.

Langkah selanjutnya jalankan connectbot dan login sebagai root/superuser. Lalu jalankan berkas start.sh yang sudah dibuat di atas.

$su
#sh sdcard/start.sh
Androbuntu

Androbuntu

Setelah itu tinggal dipasang aplikasi-aplikasi yang diinginkan sehingga bisa terwujud seperti foto di bawah ini.

Sulap

Sulap

 

 

~ Happy Hacking ~


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,141 other followers